Kidnapping Is No Joke

Baru-baru ini dunia per-twitter-an dihebohkan dengan tweet-tweet kontroversial dari seorang stand up comedian ternama. “It’s dark n I don’t know where I am. GW GA BERCANDA!!” diikuti dengan rentetan tweet serta link video yang mengesankan seakan ia disekap di sebuah ruangan. Awalnya, hal ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran, tetapi tak beberapa lama ditemukan sejumlah kejanggalan lewat tag video, ketersediaan wifi bila tidak ada password, akun Youtube yang dibuat sehari sebelum kejadian dan hal yang paling krusial adalah mengapa sang brand ambassador tidak langsung menghubungi istrinya saja.
Ternyata tweet-tweet tersebut adalah bagian dari campaign sebuah brand automotif premium yang ingin mengenalkan produk terbarunya lewat social media. Strategi promosi berkonsep ‘anxieties’ dengan maksud mencuri perhatian banyak orang malah menimbulkan sederet kecaman dari berbagai pihak. Dengan terkuaknya ‘penculikan’ tersebut hanyalah taktik promosi belaka, banyak orang merasa kecewa karena merasa tertipu sehingga melempar komentar pedas kepada sang brand ambassador.
Hal yang harus kita sadari dengan adanya social media adalah sebuah informasi dapat tersebar luas ke segala kalangan sekaligus dapat mengundang respon yang sangat cepat. Sebagai digital agency, kami melihat kurang matangnya strategi pada campaign ini sehingga merusak citra dari brand ambassador yang seakan menipu para follower. Tema-tema radikal yang memicu kecemasan tidak patut diangkat karena tidak sensible terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Namun, campaign singkat ini cukup berhasil diperbincangkan oleh banyak orang. So, what do you think about this campaign?
